Mengapa buku fiksi boleh menggunakan imajinasi dalam pembuatannya, sedangkan buku nonfiksi tidak boleh?

Tripasik.com – Berikut ini adalah jawaban dari soal TVRI yang berbunyi “Mengapa buku fiksi boleh menggunakan imajinasi dalam pembuatannya, sedangkan buku nonfiksi tidak boleh?“.

Kalimat tersebut merupakan salah satu soal untuk siswa-siswi SMA sederajat dalam program Belajar dari Rumah TVRI hari Rabu, 9 September 2020.

Mengapa buku fiksi boleh menggunakan imajinasi dalam pembuatannya, sedangkan buku nonfiksi tidak boleh?
Mengapa buku fiksi boleh menggunakan imajinasi dalam pembuatannya, sedangkan buku nonfiksi tidak boleh?

Pada materi kali ini, para siswa SMA akan diajak untuk menonton sebuah video berjudul Mengidentifikasi Isi dan Jenis-Jenis Buku Nonfiksi yang tayang di TVRI Nasional pada pukul 10.00 – 10.30 WIB.

Ada beberapa soal yang diberikan dalam materi kali ini, salah satunya berbunyi “Mengapa buku fiksi boleh menggunakan imajinasi dalam pembuatannya, sedangkan buku nonfiksi tidak boleh?”.

Soal dan Jawaban TVRI 9 September 2020 SMA

Pertanyaan

1. Lakukan identifikasi terhadap buku yang kamu miliki. Jelaskan, apa kegunaan kegiatan mengidentifikasi isi buku?

2. Menurut pendapat kalian, apa perbedaan buku fiksi dengan buku nonfiksi? Mengapa buku fiksi boleh menggunakan imajinasi dalam pembuatannya, sedangkan buku nonfiksi tidak boleh?

Jawaban

1. Mengidentifikasi buku berguna saat kita ingin menemukan informasi pada buku. Dengan mendapatkan informasi, pengetahuan dan keterampilan kita juga bertambah.

2. Buku nonfiksi merupakan buku yang berisikan informasi yang benar adanya. Informasi tersebut bisa berupa kejadian nyata atau penelitian. Isi dari buku nonfiksi dapat dipertanggungjawabkan oleh penulis.

Contoh dari buku nonfiksi adalah biografi dan buku pengayaan. Sedangkan buku fiksi merupakan buku yang ditulis berdasarkan imajinasi penulis. Novel dan cerpen merupakan contoh dari buku fiksi.

Karena buku nonfiksi harus bisa dipertanggungjawabkan, penulisannya tidak boleh asal. Harus ada penelitian atau kajian yang jelas mengenai isi buku nonfiksi.

—————————————–

Itulah jawaban dari soal TVRI yang berbunyi “Mengapa buku fiksi boleh menggunakan imajinasi dalam pembuatannya, sedangkan buku nonfiksi tidak boleh?”, semoga bermanfaat.

Leave a Comment